• Home
  • About
  • Archive
  • Contact
  • Links
  • SITEMAP
Subscribe: Posts | Comments | E-mail
  • Blogging
  • Gadget
  • General
  • Linux & Unix
  • Music
  • notepad
  • Personal
  • Spiritual

zidev

Posted on September 3, 2005 - by Arif

Rofiq Terjatuh!

Family Personal

Duh!, kemaren sore anaku jatuh dari kursi di ruang depan. Ceritanya waktu sandikala (petang) kemaren, istriku mau beli bubur buat anaku (baca: Rofiq). Jadilah saya yang menemani Rofiq, selang beberapa puluh menit Rofiq pun ngompol.

Karena bedak ada di dalam kamar saya pun mengambilnya. Mengingat Rofiq lagi seneng senengnya kemureb (kebalikannya terlentang, saya belum menemukan kata yang cocok dalam bahasa Indonesia) tengkurap, sayapun mengambil bedaknya cepat-cepat bahkan dengan cara jalan cepat atau malah bisa di sebut dengan lari. Setelah kembali lagi ke ruang depan, saya melihat Rofiq sudah kemureb tengkurap di pinggir kursi dan GEDEBUG!. Rofiq terjatuh!.

Melihat bayi umur 4 bulan jatuh, rasanya lemes banget. Lemes, khawatir dan DEG-DEGan yang saya rasakan waktu itu. Rofiq pun menangis, saya gendong dia dengan berjuta rasa panik di dalam dada ini. Setelah istri saya pulang saya pun bercerita bahwa Rofiq tadi jatuh. Dia pun sempat panik, istri sayapun pergi ke tempat dukun bayi agar supaya mau ke tempat saya memijat anak kami.

Sekitar jam setengah tujuh, Mbah Dukun (bayi) datang ke tempat saya. Lalu mulailah beliau memijat anak kami itu. Yang membuat saya sedikit lega adalah pada saat di pijit si Rofiq udah bisa ketawa ketawa. Syukurlah, berarti si Rofiq baik baik saja.
Dan tadi waktu saya berangkat ke warnet pun ia masih bisa bercanda dengan saya.
Maafkan Ayahmu ini fiq :|

Catatan :

  • Jangan meninggalkan Bayi barang sedetikpun disaat si Bayi belajar tengkurap.
  • Amankan posisi Bayi, misalnya: di box bayi. kasur lantai.
  • Pada waktu sandikala, Ibu bayi jangan bepergian.
  • Datangkanlah dukun Bayi jika Bayi anda mengalami gejala terkilir.
This entry was posted on Saturday, September 3rd, 2005 at 12:57 pm and is filed under Family, Personal. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

11 Comments

We'd love to hear yours!



  1. Visit My Website

    September 3, 2005

    Permalink

    andra345 said:

    ayah terlahir untuk dilaknat



  2. Visit My Website

    September 3, 2005

    Permalink

    bandi said:

    WEKS…MAKANYA KALO PUNYA ANAK KECIL JANGAN MAIN TINGGAL MBOK YAO MAU AMBIL BEDAK DI KETENGAHIN JANGAN TARUH DI PINGGIR…KECIANNNN KAN…BAYEE JATOH WAKTU ANAK AKU JATOH AJA AKU CEDIH…UDAH GITU DI OMELIN BINI PULA….:">



  3. Visit My Website

    September 3, 2005

    Permalink

    Ziru said:

    #1 :o
    #2 iya bang, btw capslocknya rusak yah :)



  4. Visit My Website

    September 4, 2005

    Permalink

    ulfah said:

    ya ampunnnn….mas ziru,udah tau si rofiq dah bisa kemureb(bahasa jawa,red)eh main di tinggal gituw aja,ini sebagai peringatan pertama ya,jgn main tinggal anak gitu aja,huwww.kasihan banged bayi umur 4 bulan kok jatuh gituw,klu aku jadi posisi nya mba eka,uhhh udah remuk kali ya mas ziru,habis anaknya suruh jatuh gituw nje,untunge aku dudu mba eka,dadi mas ziru ora sida remuk,heuheuheuheu aja dia ambil ati ya,aku cuman luapin emosi akuw aja,denger bayi 4 bulan jatuh sama bapaknya,peace deh:)>-



  5. Visit My Website

    September 4, 2005

    Permalink

    donny said:

    wah mas ya yang hati2 mas lain kali :(…tapi syukur deh ternyata Ziru junior masih dalam perlindungan Tuhan…tapi yang jelas kejadian tersebut jadi pengalaman buat mas ziru dan semua termasuk ak ntinya…salam buat si kecil Rofiq yang dah beri satu pelajaran buat kita semua



  6. Visit My Website

    September 5, 2005

    Permalink

    idon said:

    ayah nakal…..



  7. Visit My Website

    September 5, 2005

    Permalink

    andra345 said:

    ayah haram jadah, terkutuk kau !! :">



  8. Visit My Website

    September 11, 2005

    Permalink

    amma said:

    dulu waktu adek yang bungsu, sebelum dan sesudah maghrib pasti ada yang jagain. begitu juga pas mama amma abis ngelairin itu adik. pasti waktu2 itu ada salah satu anaknya nemenin. soalnya kan sandikala itu kan pergantiannya sore dan malam..biaasnya banyak setannya..hiiiiiii



  9. Visit My Website

    September 15, 2005

    Permalink

    idhoy said:

    whuuu… bapak ke kepriwe seh ??
    duwe anak kok maen tinggal bae ?? :-w
    semoga dd opick ga baong spt bapak ke…
    aku panjer ya dd opick na :d



  10. Visit My Website

    April 20, 2006

    Permalink

    Chusnul said:

    pengalamannya sama dengan saya tuh…persis…malah anak saya belum sebulan…jatuh dari bantal…terus mencelat ke lantai…bingung juga saya…kenapa bisa jatuh….memang sih…posisinya waktu itu ada di pinggir kasur dorong….sedih banget ngeliatnya…



  11. Visit My Website

    August 7, 2007

    Permalink

    Bas said:

    Weksss
    Giliran anak sampe jatuh….
    Giliran ibunya anak malah di jatuhin…wekekekekke

    Makane ibu jangan sering di gangguin ya bapak ziru, biar si anak gak jatuh lagi…..



Leave a Comment

Here's your chance to speak.

  1. Name (required)

    Mail (required)

    Website

    Message

  • Ad Ad Ad Ad
  • Search this Site

  • About

    Arif Budiman, manusia biasa yang tinggal di Purwokerto, Indonesia.
  • Blogroll







  • Tag Cloud

    • Apple Asphalt Banyumas Blog Canon Pixma Curriculum Vitae Dreaming E-book G-Tribe Gadget Game Hackintosh Health Hijri Info iPhone Islam Life Linux Lyric Movie MSI MSI Wind MSIWindowsx86 Music Netbook New Year Nokia Notebook Office 2007 OSX86 PCLinuxOS Serj Tankian Spiritual Surat Lamaran Pekerjaan System Of A Down Techno Virus Windows WordPress Work
  • Meta

    • Register
    • Log in
    • Entries RSS
    • Comments RSS
    • WordPress.org
  • Sponsored

© 2008 zidev - thoughts become things