Posted on August 25, 2007 - by Arif
What you write is what you get
Blog ini memang jarang di update. Kamu pasti mengira saya tidak punya bahan untuk posting di blog, sayang sekali jika kamu berpikiran seperti itu. Itu jelas salah. Setiap hari, bahkan setiap jam saya bahkan punya bahan apa saja yang bisa saya masukan ke dalam blog ini. Tapi entahlah, ada rasa sungkan kemudian enggan untuk memasukannya disini.
Kadang saya berfikir, tidak semua yang saya alami jadi konsumsi publik khan?. Kadang juga saya berpikir kalau saya ini terlalu penakut, takut sebelum memulai, takut jikalau postingan saya tidak bermutu, tidak berbobot, tidak mempunyai tujuan yang jelas, etc. Padahal saya tahu, blog ini jarang sekali pengunjungnya, saya juga ngerti jarang orang yang akan menilai blog saya ini. Karena pertama jelas, blog ini tidak terkenal dan saya juga tidak ingin memperkenalkan kepada khalayak ramai mengenani blog yang tidak pernah terisi postingan bermutu ini. Yang kedua, saya jarang blogwalking seperti yang dilakukan blogger pada umumnya, pun kalau saya blogwalking bisa di pastikan saya tidak akan memberikan komentar saya di blog yang saya kunjungi. Ini jelas-jelas tidak memenuhi peraturan tentang bloging yang dibuat para pendahulu. Tetapi biarlah, saya lebih memilih untuk tidak mengikuti aturan para bloger tersebut, jangan protes karena saya memiliki alasan sendiri untuk menempuh jalan itu.
Tapi yang jelas saya lebih menjaga postingan saya terhadap googlebots dan robot robot dari search engine yang akan menyimpan postingan saya bertahun tahun lamanya di cache search engine. Karena yang ada dalam pikiran akhir akhir ini lebih banyak berisi tentang berbagai macam keruwetan, ketidakpuasan, kegamangan etc. Apa jadinya jika pikiran negatif tersebut saya tuangkan dalam blog ini, yang pasti akan ada orang yang malu bukan kepalang, akan ada orang tersenyum geli membaca bagaimana si tolol dalam menguasai pekerjaannya, dan tentunya masih banyak lagi reaksi lainnya. Blog saya memang tidak terkenal, tidak terlalu banyak pengunjung blog yang mengunjungi blog saya ini; tetapi yang saya tahu setiap harinya ada sekitar 200 orang yang mengunjungi blog saya ini. Jelas saya tidak akan membuat situasi tambah runyam, karena saya yakin diantara 200 orang tersebut, akan ada satu atau dua orang yang memanfaatkan tulisan saya tersebut.
Terlepas dari itu semua memang saya kurang pandai dalam menulis, seorang filusuf yang kebetulan teman saya pun mengingatkan saya untuk lebih banyak belajar menulis. Dia, filusuf tersebut juga menerangkan bagaimana caranya ia belajar menulis, hanya satu; yaitu membaca. Membaca apa saja, novel, komik, koran, dan lain sebagainya. Katanya membaca seperti olah raga otak, yang akan menyerap dan melancarkan sendi sendi. Saya akan mencoba tipsnya tersebut, lalu pelan pelan akan saya terapkan dalam tulisan tulisan saya nantinya.Semoga.
*Saya baru saja tertawa geli, melihat orang berpendidikan mengeluh tentang pekerjaan yang telah di pimpinnya carut marut dengan menyalahkan pegawainya. Lebih geli lagi, dia mengeluh di blog. ROTFL!!





Visit My Website
September 5, 2007
Permalink
“orang berpendidikan” lebih mudah untuk mengeluh karena mereka juga dididik untuk mengeluh dengan benar, menyalahkan dengan benar, sinis dengan benar dan stress dengan benar (dengan berpendidikan). Coba tanyakan sertifikatnya, mungkin belum hilang.
Visit My Website
September 11, 2007
Permalink
takut ke gep yak? *ngaburrrrrrrrrrrrrrrrrrr