Archive for the ‘Family’ Category
Posted on May 9, 2006 - by Arif
9 Mei
Kira kira 24 tahun yang lalu dengan tanggal dan bulan yang sama, tetapi tidak dengan hari dan pasarannya. Tepatnya di tahun 1982 Masehi tangisan pertama bayi mungil memecah sebuah ruangan Rumah Sakit. Aku tidak begitu ingat kejadian tersebut, karena saat itu aku baru saja tiba di dunia ini. Baru ketika menjelang kelas 2 MI (Madrasah Ibtidaiyah) saya baru paham bahwa ditahun 1982 itu adalah tahun kelahiranku. Dan di tahun tahun berikutnya aku pun mulai paham jika hari Minggu Kliwon itu adalah wetonku. Hari aku di lahirkan, beserta pasarannya aku hafal. Tapi sampai saat ini aku tidak pernah tahu tanggal lahir dari saudara saudaraku, bukan karena jumlah mereka yang kelewat banyak tapi aku benar benar lupa.
Lupa … ya lupa, karena dulu aku pernah membaca sebuah buku yang di perlihatkan oleh Bapak. Buku itu, tepatnya di sebuah halaman yang tentu saja sudah usang tertera namaku dan juga nama nama saudaraku beserta tanggal lahirnya serta hari pasarannya. Tapi sampai sekarang aku benar benar lupa, hanya tanggal lahirku saja yang aku ingat. Bahkan tanggal lahir Bapak dan Ibu saja, aku tidak pernah tahu. (more…)
Posted on April 20, 2006 - by Arif
Rofiq Ultah yang PERTAMA

Selamat Ulang Tahun, Sayang, Cepat besar dan jangan nakal yah. Semoga semakin pinter melebihi ayah. Maaf yah, ayah gak ada di dirumah waktu ulang tahunmu ini. Tapi ayah janji, besok kalau ayah pulang ayah akan bawakan hadiah ya buat rofiq..
Posted on December 1, 2005 - by Arif
Aduh .. sakit nih
Rofiq lagi sakit nih, batuk ama panas. Cuman ayah udah obatin ke dokter, sekarang tinggal batuknya aja.
Iya iya rofiq sekarang kurusan, soalnya 3 hari lebih rofiq sakit ![]()
Tapi besok pasti rofiq sembuh, trus bisa jalan deh hehehe. Udah dulu ah, rofiq mau tidur dulu.
Bye …
Posted on November 1, 2005 - by Arif
Mudik!
Saya berencana mudik ke kampung besok pagi. Selama kurang lebih 7 hari saya akan dikampung dan tidak akan bersentuhan dengan yang namanya Internet.
Ada yang beda dengan mudik kali ini, karena saya akan mudik dengan keluarga kecil saya (istri; dan anak kami yang berumur 6 bulan). Ini mudik kedua bagi rofiq setelah juli kemaren.
Bagi rekan-rekan yang melakukan mudik, saya ucapkan selamat bermudik ria.
Oh iya, dikampung kemungkinan besar saya tidak bisa online. Dan untuk itu saya ucapkan :
Selamat Hari Raya Idul Fitri - Mohon Maaf Lahir dan Bathin
Posted on September 3, 2005 - by Arif
Rofiq Terjatuh!
Duh!, kemaren sore anaku jatuh dari kursi di ruang depan. Ceritanya waktu sandikala (petang) kemaren, istriku mau beli bubur buat anaku (baca: Rofiq). Jadilah saya yang menemani Rofiq, selang beberapa puluh menit Rofiq pun ngompol.
Karena bedak ada di dalam kamar saya pun mengambilnya. Mengingat Rofiq lagi seneng senengnya kemureb (kebalikannya terlentang, saya belum menemukan kata yang cocok dalam bahasa Indonesia) tengkurap, sayapun mengambil bedaknya cepat-cepat bahkan dengan cara jalan cepat atau malah bisa di sebut dengan lari. Setelah kembali lagi ke ruang depan, saya melihat Rofiq sudah kemureb tengkurap di pinggir kursi dan GEDEBUG!. Rofiq terjatuh!.
Melihat bayi umur 4 bulan jatuh, rasanya lemes banget. Lemes, khawatir dan DEG-DEGan yang saya rasakan waktu itu. Rofiq pun menangis, saya gendong dia dengan berjuta rasa panik di dalam dada ini. Setelah istri saya pulang saya pun bercerita bahwa Rofiq tadi jatuh. Dia pun sempat panik, istri sayapun pergi ke tempat dukun bayi agar supaya mau ke tempat saya memijat anak kami.
Sekitar jam setengah tujuh, Mbah Dukun (bayi) datang ke tempat saya. Lalu mulailah beliau memijat anak kami itu. Yang membuat saya sedikit lega adalah pada saat di pijit si Rofiq udah bisa ketawa ketawa. Syukurlah, berarti si Rofiq baik baik saja.
Dan tadi waktu saya berangkat ke warnet pun ia masih bisa bercanda dengan saya.
Maafkan Ayahmu ini fiq ![]()
Catatan :
- Jangan meninggalkan Bayi barang sedetikpun disaat si Bayi belajar tengkurap.
- Amankan posisi Bayi, misalnya: di box bayi. kasur lantai.
- Pada waktu sandikala, Ibu bayi jangan bepergian.
- Datangkanlah dukun Bayi jika Bayi anda mengalami gejala terkilir.
Posted on July 5, 2005 - by Arif
Rofiq pulang kampung
Besok kami akan pulang kampung, yah kami karena aku gak sendirian. Istriku dengan bayiku yang baru 2 bulan pun akan ikut. Kami sudah lama gak ke rumah bapak, sejak kelahiran Achmad Is'aadurrofiq (aka Rofiq) dan bahkan lama sebelum itu. Besok di pilih aku untuk pulang kampung karena kebetulan ada acara keluarga, tepatnya sunatan sepupuku. Adik dari Ibuku punya anak, nah anak itu yang akan disunat, namanya Deni. (more…)


