Posts Tagged ‘Netbook’
Posted on June 23, 2009 - by Arif
MSIWINDOSX 10.5.7
Setelah sukses install dual boot antara Microsoft Windows XP dan MSIWINDOSX, timbul keingingan untuk mengupdate MSIWINDOSX ke 10.5.7. Secara berurutan install update mulai dari 10.5.4, 10.5.5, 10.5.6 dan sekarang 10.5.7.
Sebelum proses install, download dulu Apple Updatenya.
Dengan catatan, apabila MSIWINDOSX anda masih versi 10.5.4 harus di install dengan Apple 10.5.7 Combo Update. Karena saya installnya secara berurutan dari 10.5.6 ke 10.5.7 maka hanya perlu download single updatenya saja.
Caranya adalah :
- Download Apple Combo Update ( Single update juga bisa )
- Download MSi WindOSX86 Upgrade Pack v1.5 yang telah di buat oleh cybergreg .. thanks greg

- Install Apple Combo Update
- Pada akhir installasi Apple Combo Update JANGAN RESTART

- Install MSi WindOSX86 Upgrade Pack v1.5
- Pada menu custom install, lebih baik biarkan saja 2 item yang tidak terpilih, next.

- Setelah selesai install MSi WindOSX86 Upgrade Pack v1.5, restart
- Setelah restart, dia akan restart lagi 1 kali
- Done.
Jika setelah selesai install tetapi Display masih menunjukan 800×600, masuk ke System Preferences > Displays pilih yang 1024×600.

Selesai
Thanks to cybergreg and msi wind forums ![]()
Posted on December 11, 2008 - by Arif
Dari 17″ ke 10″

Setelah 'agak' bosan dengan notebook 17″ saya mulai melirik notebook ukuran kecil. Pilihan saya batasi 10 sampai dengan 12 inch saja.
Dan perburuan pun dimulai. Dari EEE PC, IBM Lenovo, MSI Wind, Acer Aspire One hingga Axioo Pico.
Perburuan kurang mengasyikan karena merk terbatasi oleh dana yang ada. Hanya merk yang pas di kantong yang saya targetkan bisa di kuasai.
Dari membandingkan spesifikasi, kebandelan, ketangguhan serta nama akhirnya pilihan jatuh ke MSI Wind. MSI Wind U100 warna hitam, dengan baterai 6 cells dan tambahan 1GB RAM akhirnya menjadi target utama. Beberapa toko online pun saya satroni tetapi harga belum cocok; masih terlalu mahal, saya pikir ada yang lebih murah dari sekedar toko online. Tujuan berikutnya adalah forum jual beli, dan akhirnya mendapatkan harga yang lumayan murah ( dengan kurs dollar saat itu tentunya ).
Saya mendapatkan harga lebih murah selisih sekitar satu juta rupiah di forum jual beli, di bandingkan jika saya harus membeli di beberapa toko online.
Akhirnya saya transfer uang sejumlah yang telah di sepakati, kemudian barang di kirim melalui ekspedisi barang. Setelah 3 hari (Jakarta – Purwokerto) barang sampai di tangan dengan selamat.
Waktu netbook pertama kali di nyalakan ternyata melakukan proses instalasi microsoft windows xp home edition. Maklum, saya baru kali ini membeli notebook baru :"> . Oh iya, MSI WIND U100 ini bundle dengan OS Microsoft Windows XP Home Edition.
Sebenarnya saya lebih tertarik dengan MSI WIND U120H yang telah dilengkapi dengan modem HSDPA di dalamnya. Tapi apa daya, menurut beberapa sumber seri U120H masuk ke Indonesia sekitar bulan April 2009. Daripada saya kesepian tanpa laptop 5 bulan, lebih baik saya beli saja yang seri U100 toh saya jarang menggunakan akses internet dengan menggunakan kartu GSM. Saya lebih sering nunut WIFI atau nunut kabel UTP di tempat teman untuk akses internet.
Kekurangan pertama MSI Wind yang menurut saya paling penting adalah pada soundnya. Suaranya cempreng, seperti radio National 2 band yang ada dirumah. Tidak di rekomendasikan menghidupkan winamp atau menonton film di MSI Wind dengan tanpa menggunakan alat bantu suara (headset, speaker).

Kekurangan kedua ada pada touchpad. Pada hari pertama saya pakai seperti ada minyak di touchpad, saya kira setelah saya lap "bekas minyak" akan hilang. Ternyata sampai sekarang membekas. Sekarang, walaupun saya baru beberapa minggu memakai MSI Wind tetapi touchpad seperti sudah satu tahun. "Bekas minyak" masih ada, belum mau di hilangkan.
Selain itu, semuanya berjalan dengan sempurna. Sempurna hanya sebatas kebutuhan internet dan mengetik. Untuk bermain games, saya sudah mencoba install C&C General Zero Hour. Namun tidak selancar di notebook 17″ yang sebelumnya saya miliki, masih sangat terasa lagging. Dan hasilnya, saya uninstall lagi game tersebut. Padahal saya sudah update BIOS ke versi terbaru.
Jika tanpa update BIOS Video Graphic hanya 64MB, setelah update BIOS terbaru otomatis akan bertambah menjadi 224MB untuk yang memiliki RAM 2GB dan 128MB bagi yang memiliki RAM 1GB.
Perlu sedikit waktu bagi mata saya untuk beradaptasi, bahu saya juga sekarang lebih segar. Karena tidak perlu lagi setiap hari menopang beban 5 kilogram lebih. Beban bahu saya untuk membawa backpack sekarang terkurangi 4 kilogram.
Dan akhirnya saya puas mengendarai "angin" ini ![]()

